Terminal BP Perlu Dikaji

Judul diatas ini terdapat pada Koran Post Metro Balikpapan tanggal 7 April 2008. Mereka berpendapat bahwa terminal ini perlu di kaji ulang penggunaannya karena telah mengurangi keindahan kota balikpapan. Padahal dari dulu banyak masyarakat Balikpapan telah memberikan komentar melalui sms dan koran-koran tentang kondisi terminal yang sangat mengganggu.


Tapi kok baru sekarang ya di tinjau. Pada umumnya masyarakat Balikpapan yang melewati jalur terminal atau yang menggunakan angkutan kota bernomor 5 dan 6 dan ingin melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan kota no 2 dan 7 merasa tidak nyaman. Terutama dengan ulah para calo penumpang yang memaksa untuk memasuki angkutan yang telah mereka sediakan ( kendaraan berada di samping Bank Mega, jalan masuk dan keluar dari terminal ). Padahal belum tentu angkutan yang ada itu langsung berjalan, mereka masih berhenti sampai angkutan tersebut penuh. Saya pernah mengalami kejadian yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh calo penumpang.

Ada seorang penumpang yang naik angkutan no 2 dan angkutan tersebut berhenti kurang lebih 3 meter dari angkutan calo. Dan pada saat penumpang tadi naik, calo tadi menahan kendaraan untuk bergerak maju dan meminta penumpang tersebut untuk turun dan pindah ke angkutan yang telah disediakan. Dan lucunya penumpang tadi melawan sambil bilang ke calo " kalo saya ngak bayar naik angkutan itu saya akan pindah "
Heheheheheheh.......!!!!!!!
Lebih baik Pem-kot Balikpapan memikirkan soal keamanan penumpang dulu daripada soal keindahan. Dan berikan tindakan bagi oknum yang mencoba melakukan calo penumpang, apalagi kalau penumpang tersebut ingin cepat sampai tujuan.

Posting Komentar